Media Sosial Kebanggaan Indonesia

Indonesia telah menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan digital tercepat di Asia Tenggara. Media Sosial telah memainkan peran penting dalam mendorong peningkatan jumlah pertumbuhan digital saat ini.

Ada lebih dari 170 juta pengguna media sosial di Indonesia. Sayangnya, pangsa pasar terbesar platform media sosial saat ini didominasi oleh perusahaan global. Fakta inilah yang mendorong kami, Hyppe, untuk hadir menantang kompetitor dengan produk buatan anak bangsa.

Hyppe, media sosial pertama yang terdaftar oleh pemerintah dan menjadi harapan baru untuk konten kreator di Indonesia untuk dapat MonetizeYourIdeas

Apa yang Membuat Hyppe Berbeda?

Kepemilikan Konten

Di Hyppe, kita selalu menghargai setiap konten. Karena itu, konten kamu akan selalu aman dan terlindungi sehingga tidak ada pihak lain yang bisa mengeklaim ide kamu

Fingerprint Combat

Kecerdasan Buatan yang mendeteksi dan mencegah aktivitas siber ilegal di Hyppe. Ucapkan selamat tinggal pada pembajakan dan plagiarisme!

Platform Bagi Hasil

Konten kreator, Pengiklan, dan pengguna Hyppe yang menyaksikan iklan dapat memperoleh pendapatan dari aplikasi Hyppe
iphone-1-1

Monetisasi

Unggah konten di Hyppe dan monetisasi konten kamu untuk mendapatkan penghasilan dari iklan

Marketplace Konten

Kamu punya konten berupa gambar atau video yang ingin kamu jual atau beli? Kamu bisa melakukannya di Hyppe!

Dompet Digital

Dompet digital untuk semua kebutuhan kamu di Hyppe.
Lihat riwayat semua transaksi kamu di Hyppe, dari monetisasi, jual beli konten, atau iklan

Jadilah Konten Kreator dan #MonetizeYourIdeas

Pict 3
Pict 2
Pict-1-1

Kreativitas Tanpa Batas

Jangan ragu untuk berkarya! Siapkan kamera, smartphone, dan apapun yang kamu butuhkan untuk ekspresikan dirimu di Hyppe!

Ikuti Tren Terbaru yang lagi Hyppe

Lihat apa yang sedang Hyppe dan ikuti tren terbaru dengan konten terbaik kamu

Monetisasi Konten Kamu

Lakukan apa yang kamu suka dan jadikan sumber pendapatan kamu
Partner Kita
Hyppe Terdaftar di
Logo Kominfo
Kementrian Perdagangan Republik Indonesia
BKPM